Headlines

Pendidikan Bekasi

Ragam Bekasi

Info Video Bekasi

Tambun, Bekasi Raya Pos
Menjelang Hari Raya Iedul Fitri pada enam hari (-6) lagi, nampak para pemudik yang berasal dari Bekasi, menuju ,Jawa tengah, jawa Timur, yang menggunakan kendaraan roda dua mulai memadati jalan raya Bekasi hingga Cikarang.


Untuk mengantisipasi kemacaetan semua perempatan di tutup, mulai perempatan Cibitung hingga Cikarang, kendaraan roda dua maupun roda empat, tidak bisa lagi untuk memutar menggunakan perempatan.

Posko mudik lebaran juga nulai di bangun disisi jalan, diantaranya di jalan toll Cibitung dan terminal Cikarang, untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik tahun ini.


Diharapkan para pengguna kendaraan roda dua yang akan mudik ke kampung halaman, dalam mengendarai sepeda motornya berhati-hati dan tidak saling mendahuli, karena sangat membahayakan keselamatan pengendara dan pengguna jalan lainnya.


“Saya mudik ke Semarang, menggunakan roda dua untuk menghemat biaya,dan saya juga sangat berhati hati dalam mengendarai sepeda motor ,apa lagi saya berdua boncengan”ujar yanto salah satu pemudik yang sempat di wawancarai Bekasi Raya Pos, saat berteduh hujan di depan ruko metlenad Tambun. ( Din)


Cikarang Barat, Bekasi Raya Pos
Untuk meningkat wadah penyaluran bakat seni Islami, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM ) bekera sama dengan ikatan remaja masjid Al-Hidayah yang beralamat di Desa Telaga Asih, Kecamatn Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi,menyelengatakan festival ramdan 1435 H, dengan peserta yang terdiri dari remaja masjid dan majelis taklim se-Kabupaten Bekasi.

Acata tersebut di hadiri oleh Camat Cikarang Barat, Rahmat atong,tokoh –tokoh masyarakat, ketua-ketua DKM masjid se-Kabupaten Bekasi, dan masyarakat yang turut menyaksikan terselenggaranya festival Ramadan 1435 H, tahun 2014 tersebut.

Dalam festival tersebut diadakan lomba , Busana Muslim, Pidato,Marawis dan Hapalan Juz Amma , yang diikuti oleh seluruh peserta yang memperebutkan piala bergilir Bupati Bekasi, fesrival Ramadan ini telah terselenggara selama empat tahun, dari tahun 2010-2014,dan akan terus diselenggarakan pada setiap tahunnya.

Masyarakat Nampak antusia menyaksiakan Festival Ramadan , karena kegiatan ini sangat fositif dalam mengisi kegiatan bulan suci Ramadan, agar festival ini dapat di pertahankan, untuk lebih mengeratkan talisilaturrahmi dan sebagai wadah untuk meningkatkan seni islami . 

Ketua panita penyelenggara Festival Ramadan 1435 H, Masjid Al-Hidayah Cikarang Barat, Wahyu Hidayattulloh, pada Bekasi Raya Pos, mengatakan “festival ini diselenggarakan sebagai wadah kreatifitas seni budaya islam,dan akan terus diselenggarakan pada setiap tahunnya, saya berharap Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, untuk menganggarkan dana pada APBD Kabupaten Bekasi, untuk penyelenggarakan  festival Ramadan ini”ujarnya
Sementara itu Camat Cikarang Barat, Rahmat Atong, mengatakan “Kegiatan festival Ramadan yang diselenggarakn oleh DKM Masjid A;-Hidayah, sangat fositif dan saya sangat menduiung dengan penyelenggaraan festival ini yang digelar pada setiap tahun”ujarnya
Acara yang diselenggarakan dari pukul 21 Wib/sampai dengan selesai berjalan dengan penuh kemneriahan dan para peserta nampak mengikuti lomba dengan penuh semangat, untuk memperoleh pila bergilir Bupati Bekasi, fesrival ini berlangsung hingga enam hari, yang insyah allah akan di tutup oleh Bupati Bekasi. (J.jamal S/Jito)
Sukatani, Bekasi Raya Pos
Keberadaan SDN 01 Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, sangat memprihatinkan, selain bangunan sekolah yang telah rapuh lantainya pun masih beralas tanah, sehingga sangat memprihatinkan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi, namun hingga saat ini bangunan sekolah SDN 01 Banjarsari, tidak mendapat perhatian dari pihak Pemerintah Daerah, seolah membiarkan keberadaan SDN yang memperihatinkan tersebut.

Ironis memang walau SDN 01 Banjarsari telah mencetak pendidik pendidik yang handal dan kini telah banyak yang menjadi orang-orang yang berkompeten di Pemerintahan Kabupaten Bekasi, maupun Kota Bekasi, namun selama ini bangun sekolah tersebut belum juga diperhatikan.

Kepala Sekolah SDN 01 Banjarsari, Murdani Efendi S.pd pada Bekasi Raya Pos mengatakan “ Meski telah banyak prestasi dan mencetak generasi penerus bangsa yang handal, yang telah menjadi pejabat yang berkompeten di Pemerintahan , Kabupaten Bekasi dan Kota , namun sampai saat ini belum mendapat perhatian, banyak ruangan kelas yang telah rusak, serta lantainya juga masih beralas tanah”ujarnya

Kepala sekolah juga berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi , untuk memperhatikan bangunan sekolah dan memberikan bantuan pembangunan ruangan kelas agar di renovasi, untuk meningkatkan mutu dan pendidkan SDN 01 Banjarsari.

“Saya atas nama sekolah dan orang tua wali murd, sangat berharap Bupati Bekasi untuk memberi bantuan pembangunan RKB, di SDN 01 Banjarsari, agar mutu dan kwalitas pendidikan di SDN Banjarsari 01 lebih meningkat”Ungkap Murdani. (Jito)
Sukatani Bekasi Raya Pos
Untuk meningkatkan mutu dan pendidikan , di butuhkan sarana dan prasarana yang memadai, seperti ruangan kelas baru,karena  SDN 01 Sukarukun di nilai masyarakat sekitar merupakan sekolah yang yang banyak di minati oleh warga sekitar, apa lagi dengan adanya perumahan yang tentunya akan menambah jumlah siswa yang akan menimba ilmu di SDN 01 Sukarukun.

Kepala Sekolah SDN Sukarukun 01 ,Ijahiyah S.pd, diruangan kerjanya pada Bekasi Raya Pos mengatakan “ Untuk penerimaan Siswa Didik Baru (PSDB) tahun 2014 , SDN 01 Sukarukun sangat membutuhkan penambahan Ruangan Kelas Baru (RKB), karena RKB yang ada sekarang  masih kurang dan membutuhkan penambahan Ruangan belajar untuk PSDB dan kenyaman siswa belajar”ujarnya

Menurut orang tua wali murid yang tidak mau disebut namanya,pada Bekasi Raya Pos menuturkan , memang SDN 01 Sukarukun saat ini  kurang RKB, karena banyak masyarakat sekitar pada penerimaan siswa baru untuk mendaftarkan anak-anaknya di sekolah tersebut, saya berharap Bupati Bekasi, mau memberikan bantuan pembangunan RKB untuk SDN 01 Sukarukun”ujarnya

keberadaan SDN Sukarukun 01 , sangat minim dengan lokasi tanah, sehingga penambahan bangunan diharapkan bangunan bertingkat, karena kalau tidak dibangun bertingkat sangat tidak mungkin untuk penambahan bangunan ruangan kelas baru .

“Luas tanah SDN 01 Sukarukun sangat minim, karena itu saya berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi untuk memberikan bantuan pembangunan RKB tingkat, karena kalau  tidak bertingkat tidak mencukupi untuk pembangunan RKB’ tambah Kepsek 

Sementara itu Kepala Desa Sukarukun , ma’rup Soupani saat dimintai komentarnya tentang kekurangan RKB SDN 01 Sukarukun menegaskan “ Pemda Kabupaten Bekasi seharusnya memang membantu sarana pendidikan yang berada di desa Suka Rukun, terutama SDN 01 Sukarukun, yang tidak sebanding dengan siswa/I yang menimba ilmudi sekolah tersebut, sehingga perlu menambahan Ruangan kelas baru “tegasnya (Jito)

Sukawangi,Bekasi Raya Pos
Banyak prestasi dan penghargaan yang di raih oleh SDN 02 Sukawangi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, berkat bimbingan dan pemdidikan yang diberikan oleh guru-guru pendidik sekolah tersebut, salah satu penghargaan dan prestasi yamg di raih SDN 02 Sukawangi dalah, juara paskibra tingkat nasional peringkat pertama dan pencetus pertama polisi cilik yang bekerja sama dengan polres Kabupaten Bekasi Bekasi.

Kepada Bekasi Raya Pos, Kepala Sekolah SDN 01 Sukawangi , Kobun Spd mengatakan “Saya sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh siswa/I saya, dan saya akan terus meningkatkan penduidikan bagi siswa/l SDN 02 Sukawangi, agar lebih maju dan pberprestasi lagi, sehingga dapat membanggalan bagi orangtua wali murid yang menyekolahkan anak-anaknya di sekolah ini”ujarnya

Kepala Sekolah juga berharap kepada Bupati Bekasi untuk memperhatikan keberadaan SDN 02 Sukawangi yang berada di utara Kabupaten Bekasi, untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, karena prestasi juga harus di sertai fasilitas ,sarana dan prasarana yang lebih baik.

“Saya berharap Bupati Bekasi, dr. Hj Neneng Hasanah Yasin, agar memperhatikan SDN 02 Sukawangi, yang nota bone berada di utara Kabupaten Bekasi,dengan memberikan bantuan fasiltas sarana dan prasarana pendidikan, agar para siswa yang menimba ilmu di sekolah ini, lebih baik lagi dalam prestasi yang akan membawa Kabupaten Bekasi menjadi bauk pula di bidang pendidikan”ungkapnya 

Memang sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Bekasi, dirasa masih kurang karena masih banyak sekolah-sekolah yang berada di utara Kabupaten Bekasi belum tersentuh pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana sekolah, diharapkan Pemda Kabupaten Bekasi,dapat lebih focus memperhatikan pendidikan di wilayah utara kabupaten Bekasi, seperti yang berada di Kecamatan sukawangi. (jito)
Cibitung, Bekasi Raya Pos
Dalam rangka mengisi kegiatan pada bulan Ramadan, SMPN 3 Cibitung Kabupaten Bekasi, mengadakan pesantren kilat, bagi siswa – siswi dari kelas VII-kelas IX, guna meningkatkan taqwa kepada Allah SWT.Haltersebut di katakan oleh Anton guru pendidik, pada saat  di temui Bekasi Raya Pos ,di pesantren kilat  di SMPN 3 Cibitung,beberapa waktu yang lalu.

Menurut Anton, pesantren kilat diselenggarakan untuk mengajarkan kepada siswa-siswi, untuk lebih bertaqwa kepada Allah SWT, dan sekaligus membina siswa – siswi untuk belajar membaca Alqir’an dengan baik dan benar.

“Selain meningkatkan taqwa kepada Allah SWT, pesantren kilat ini juga unruk memberi pelajaran membaca Alqur’an, dengan baik dan benar”ujarnya

Pesantren di selenggarakan satu kali seminggu selama bulan suci ramadan, seluruh siswa/I nampak antusias dalam mengikuti pesantren kilat yang di bimbing oleh ustadzah Hj. Ani, bertempat di depan halaman sekolah, diikuti oleh seluruh kelas yang beragama  Islam.

“Mari kita membaca  Alqur’an dengan baik dan memahami isi kandungan yang terdapat dalam kitab suci kita, selain itu juga untuk membentuk ahlak para siswa/siswi agar lebih baik sebagai generasi penerus bangsa, karena siswa/I SMP, yang masih belia sangat rentan dengan pergaulan yang dapat merusak ahlaknya, jika kita tidak memberi pelajaran ahlak dan perbuatan yang baik, seperti tujuan dari pesantren kilat ini “ ujar Hj. Ani guru pembibing pesantren kilat SMPN 3 Cibitung  (Jito)